Life university - kampus kehidupan

sekarang saya ajak sobat jalan-jalan ke dunia air, api dan udara. tentu bukan arti jalan-jalan dalam film fiksi avatar tapi saya ajak jalan-jalan menuju life university - kampus kehidupan dan kita belajar dari alam. karena alam diciptakan dengan memberi berbagai perumpamaan-perumpamaan dalam kehidupan kita.

Yang pertama kita bicara tentang AIR, seperti kita tahu air mempunyai sifat mencari tempat yang lebih rendah, air juga mengantarkan kita mencari tempat yang lebih rendah. artinya dalam kehidupan kita cenderung low profile, bukan berarti rendah diri tapi rendah hati. tidak meremehkan orang lain, tapi menghargai siapapun mereka yang ada di hadapan kita, kita apresiasi mereka, kita hormati mereka sebagaimana sifat bawaan kita yang selalu ingin dihormati orang lain.
Air, kalau dihambat semakin dihambat maka dia akan semakin kuat. itu pelajaran yang harusnya kita pelajari dalam hidup ini. kalau kita menghadapi hambatan maka bayangkan diri kita seperti air. karena air semakin dihambat maka akan semakin kuat arus dan semakin mempunyai suatu kekuatan yang luar biasa. munculnya pembangkit listrik tenaga air justru karena ada air yang dihambat. karena ada yang dihambat maka dia menghasilkan listrik. begitu pula kehidupan. kalu kita mengalami suatu hambatan-hambatan yang sangat besar, beruntunglah kita. sebentar lagi kita akan mempunyai arus yang sangat kuat, mempunyai tenaga yang luar biasa, maka bersyukurlah kepada Tuhan yang menciptakan hambatan itu.
Sekarang saya bawa jalan-jalan ke dunia API, api selalu mempunyai kecenderungan untuk naik keatas, tidak ada yang namanya lidah api itu kebawah, pasti akhirnya akan menjulur keatas walau diarahkan kebawah. karakter api selalu ingin diatas, dia tidak siap untuk dibawah. kalau kita ada diambang kemewahan, ada dalam posisi yang 'enak' kita cenderung ada sifat untuk tidak ingin jatuh kebawah. tentu saja dalam kehidupan ini kita tidak sukses 'abadi', ada kalanya kita gagal, tidak ada sukses yang abadi karena hidup itu bagaikan roda yang akan memutar siklus hidup setiap insan sejati. API, ada kharakter semakin dikipas semakin membesar. seseorang yang berkharakter api jika semakin dipuji maka dia akan semakin sombong.
Selanjutnya kita menengok UDARA. didalam lapisan troposfir ada suatu karakter. atmosfir kita mempunyai lapisan-lapisan seperti ionosfir, eksosfir, stratosfir dan troposfir. troposfir kita mempunyai karakter semakin tinggi kita berada, maka kerapatan udara akan semakin berkurang. density udara semakin berkurang, pasokan oksigen semakin berkurang. artinya apa?, semakin tinggi seseorang, seharusnya dia semakin merasa kurang dihadapan Tuhan-nya, semakin banyak kita diberi kenikmatan maka semakin kita merasa kurang, dalam artian semakin kita harus tahu bahwa kita kurang dalam syukur, kurang dalam mensyukuri nikmat yang dilimpahkan. 
Setelah kita sedikit berjalan-jalan di ketiga kharakter tersebut, seharusnya kita dapat mengkombinasikan cara berfikir seperti Air dan udara dan menjauhkan cara berfikir seperti kharakter api. semoga kita selalu dijadikan Allah insan-insan yang selalu bersyukur, selalu rendah hati dan sedikit dalam keluh kesah.

Artikel motivasi ruangsharing.com

Teori Low - High dalam Spiritual power

ada suatu konsep atau teori listrik yang sangat sederhana yang dapat dijadikan contoh  dalam mengaplikasikan spiritual power ( kekuatan spiritual ) kita, yang pertama spiritual power akan meningkat apabila mendapat hambatan, yang kedua ketika kita mampu mengatasi hambatan-hambatan dalam berkomunikasi maka kita mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang disekitar kita dan jauh lebih optimal. Teori Low - High dalam spiritual power ini yang akan sedikit saya jabarkan di bawah ini.

Kalau kita bicara tentang arus atau voltase ada suatu hal yang menarik, Rosululloh bersabda " sampaikan kepada manusia sesuai dengan tingkat berfikir mereka." sekarang kita coba menghubungkan dengan bab voltase tadi, kita berhadapan dengan seseorang di dalam dakwah atau dalam suatu pembicaraan, maka kita harus menyesuaikan voltasenya. harus ada semacam trafo di dalam diri kita, kita tahu trafo mempunyai 2 fungsi yaitu step up dan step down. kalau kita berhadapan dengan orang yang low voltage, spiritual powernya rendah sedangkan kita mempunyai high voltage ( dengan spiritual power tinggi ), maka mau tidak mau kita harus menurunkan spiritual power kita sedikit demi sedikit.

Dan pada saat yang bersamaan kita harus mengangkat voltage spiritual power kita pada saat berbicara dihadapan seseorang yang mempunyai spiritual power yang tinggi. maka disini ada suatu keseimbangan yang akan membawa dampak yang kita inginkan, dari situ  ada rahasia dari apa yang telah disabdakan Rosululloh diatas tadi.

Kita mendapat suatu pelajaran penting disini bahwa dalam kehidupan kita perlu step up dan step down dalam me-manage alam fikiran dan tata bahasa kita. bisa menaikkan dan bisa menurunkan, itu yang menjadikan kunci keberhasilan, ada sebuah 'balancing' atau keseimbangan antara apa yang kita ungkapkan dan apa yang mereka dengarkan, semua klop tanpa kesenjangan.

Pandai-pandailah kita bersyukur

Kala suatu saat di pagi buta kita terbangun dan terjaga dari buaian mimpi, entah itu indah entah itu mimpi buruk yang menyeruak menyapa malam tidur kita, kala terbangun itulah mata dan seluruh panca indra kita terpantik kembali setelah terjaga dari lelapnya istirahat malam, kala itulah ada satu kata hebat yaitu Bersyukur. maka pandai-pandailah kita bersyukur.

Bangun dari tidur dengan semua organ kita yang kembali berfungsi dengan baik, seluruh otot kita kembali refresh dan siap untuk menjalankan perintah otak kita maka kata syukur tentu sangat layak terucap sebagai pembukanya. andai kita mempunyai kelemahan di hari kemarin dan bangun tidur kita bertambah kuat dari kemarin, rasa syukur akan menambah apa yang kita miliki. dan bila hari kemarin kita merasa lemah dan hari ini rasa lemah itu datang, rasa syukur haruslah tetap terucap dengan penuh ikhlas karena dibalik semua itu ada hikmah yang tak terpatrikan di akal kita sebagai manusia ciptaan Sang Maha Tahu.

syukur

Ada banyak Hikmah dibalik rasa syukur yang selalu terucap dalam keseharian kita, dalam banyak penelitian setiap insan yang selalu diliputi oleh rasa syukur akan banyak menyimpan energi positif dalam tubuhnya. segala pandangan, akal dan hatinya akan selalu diliputi rasa gembira dan semangat berlebih walaupun banyak sekali persoalan-persoalan yang siap 'menampar' kesehariannya.

Penelitian juga membuktikan, kelemahan dapat menjadi kekuatan bila pandai-pandai meletakkan rasa syukur itu. Syukur memicu organ penting di otak kita, syaraf akan terpicu sedemikian rupa dan mempengaruhi Hormon-hormon di seluruh tubuh kita. kita banyak tahu, bahwa dengan syukur orang yang tadinya malas seketika itu juga dapat bangkit dari kemalasannya, orang yang diberi cobaan penyakit lekas sembuh dari penyakitnya dan masih banyak contoh positif dari efek bersyukur, dan satu lagi Bila mau awet muda ? bersyukurlah!.

Jadi, tunggu apa lagi, mari kita selalu bersyukur, jangan menunggu hari esok atau lusa, tapi setiap hembusan nafas kita sepatutnya kita selalu bersyukur, bersyukur karena kita makhluk paling mulia, bersyukur karena organ kita adalah organ terkompleks dari semua makhluk ciptaanNya dan bersyukur karena segala panca indra kita hari ini berfungsi sebagaimana mestinya.

Shared article ruangsharing

Apa itu Mind Management Process

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang postingan Mind Management mari kita simak Cuplikan dari Surah Ali Imran ayat 191 dimana Allah berfirman "Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata, ' Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka'." disini kunci dari ayat ini adalah ," Rabbana ma khalaqta hadza bathila ' ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.'" yang artinya, setiap yang diciptakan oleh Tuhan baik secara micro atau makro semuanya dalam keadaan sebaik-baiknya penciptaan.

Sebagai Umat yang percaya adanya Penciptaan maka Landasilah seluruh aktivitas kita, cara pandang kita, cara bertindak kita, cara mengambil keputusan bahwa tidak ada yang sia-sia dari ciptaan Allah. Apabila kita berbicara mengenai Mind Management maka tidaklah terbatas pada masalah berfikir saja tapi ada 3 komponen penting yang perlu jadi perhatian dalam kehidupan manusia. mind management dapat kita kategorikan menjadi 3 bagian utama yaitu Thinking Process, Feeling Process dan Action Process. mari sobat, akan saya jabarkan secara singkat mengenai ke-tiga proses diatas.
Yang pertama yaitu Thinking Process atau proses berfikir, mengenai proses berfikir ini saya pernah membahasnya dalam posting terdahulu mengenai Thinking Process 3D, yang mana kita harus memulai belajar berfikir secara Vertikal, Horisontal dan Lateral. materi mengenai Thinking Process dapat sahabat baca pada halaman berikut ini - disini (Thinking Process 3D ).

Sedangkan yang kedua adalah Feeling Process atau proses perasaan. di dalam proses perasaan kta butuh komponen pendukung yaitu Kejururan ( Honesty ), Empati dan Ketulusan ( Sincerity ). ketiga hal tersebut tidak akan bisa berjalan tanpa bergandengan 'tangan' satu dengan yang lain, harus bersinergi dan menjadi jalinan yang kuat agar tercipta Feeling Process yang powerfull. sekarang akan kita cari contoh, Dalam suatu statistik dikatakan bahwa konsumen membeli sebuah produk bukan karena produknya , tetapi karena tertarik dengan si penjualnya. disini dijelaskan bahwa si konsumen 70 % membeli suatu produk karena simpatiknya si penjual kepada konsumen. artinya kita harus mendahulukan 'how to sell your self ' bagaimana kita menjual diri' kepada orang lain baru setelah itu kita menjual produk kita, menjual apa gagasan kita. dan disitulah ada satu kunci yang disebut honesty, kejujuran.Tanpa honesty nilai jual kita di mata masyarakat, di mata konsumen, akan rendah.

Kemudian, masih melanjutkan contoh diatas, bagaimana dengan sisi empati-nya ?. disini ada kata 'empati' yang maknanya lebih dalam daripada 'simpati'. kalau simpati adalah kita merasakan apa yang dirasakan orang lain, bila ada atasan sedih kita ikut bersedih, bila menangis kitapun ikut menangis kalau terharu kitapun akan larut dalam keharuannya. tapi empati sedikit di atasnya, bukan hanya ikut bersedih, terharu dan menangis tetapi ikut memberikan suatu solusi. seorang penjual tak akan cukup mendengarkan keluhan, keingintahuan dan rasa penasarannya si konsumen tetapi memberikan suatu solusi dan masukan yang itu tumbuh dari ketulusan hatinya bukan aksi tipu-tipu. kita berfikir seperti apa yang mereka fikirkan, dengan demikian kita akan dengan mudah menciptakan rasa empati kepada mereka.
Selanjutnya adalah Sincerity, ketulusan. Dalam kaitan contoh diatas yaitu antara penjual dan pembeli maka dibutuhkan ketulusan bagi si penjual untuk meraih nilai ketulusan. Kita tahu bahwa ketulusan atau bisa juga dikatakan ikhlas adalah perbuatan yang hanya Allah-lah yang tahu. walaupun dunia tidak mencatat sejarah ketulusan anda dengan tinta emas, tetapi Tuhan dan para malaikat mencatat perbuatan anda. begitupun juga bila si penjual ( seperti contoh diatas ) tidak ikhlas dan terkesan menyembunyikan hak yang harus diterima konsumen, maka bisa jadi nilai jualnya kurang barokah di sisi Allah.

Dan yang ketiga dari Mind Management adalah Action Process, proses tindakan. Akankah kita sukses kalau kita kurang energik, loyo, lunglai dan kurang semangat ? tentu tidak bukan. Dalam melakukan action proses ada hal yang sangat dan seringkali disepelekan, yaitu membiasakan diri melatih pernafasan kita. suatu hal yang sangat sederhana dan mudah tapi kurang kita perhatikan. kita tahu bahwa yang menjadikan kita energik dan penuh semangat berawal dari pasokan oksigen yang kita terima ke dalam tubuh kita. maka hal pertama yang perlu dilakukan dalam action Process adalah Melatih Pernafasan.
Kemudian yang kedua dalam melatih action process adalah membiasakan diri berjalan dengan cepat dari yang biasa, move faster, bergerak lebih cepat karena selama ini kita berjalan lebih lambat. Kita contoh Rosululloh itu bila berjalan cepat sekali sampai-sampai Ali mengejarnya dengan berlari, Rosululloh sangat dinamis sekali dalam bergerak. jadi biasakan berjalan 20% atau 30% lebih cepat dibanding sebelumnya. bukan berarti berjalan disini tergesa-gesa dan sembrono, tapi berjalan cepat dan fokus terhadap suatu yang ingin dicapai.

Lalu yang terakhir adalah Take a first rapid step ' selalu berusaha mengambil langkah pertama dengan segera '. Untuk hal-hal yang sifatnya menuju kebaikan maka segeralah melakukan start awal dengan segera, jangan menunggu dan bimbang dengan langkah kita, lakukan dengan segera dan fokus. Fastabiqul Khairat, berlomba-lombalah kita dalam hal berbuat kebaikan.
Semoga Ulasan Mind Management Process yang singkat diatas dapat memberikan kita pencerahan dan selalu merencanakan sesuatu dengan management berfikir yang matang dari mulai proses berfikir, proses merasakan dan proses aksi yang kita lakukan. Insya Allah kita lanjutkan lagi postingan Motivasi dengan topik yang lebih menyemangat lagi bagi sobat-sobat semua. Semoga Sukses dan keberkahan selalu menyertai kita semua, aamiin.


sumber : ruangsharing.com